Oleh: Lutvi | Januari 22, 2010

RTBL – Desain Kawasan Pusat Kota Serang

(disampaikan oleh Bapak Ridwan Kamil, ST., MAUD. dalam kegiatan Forum Desain – IAI Banten dan PK PTBG Banten)

Latar Belakang disusunnya Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan di pusat kota Serang diantaranya adalah :

  • Ketidakjelasan identitas kawasan dan arah pembangunan
  • Kualitas pedestrian dan jalan yang tidak mendukung aktivitas ekonomi
  • Potensi warisan budaya yang tidak terolah

Dalam presentasi pak Emil digambarkan kondisi pusat kota Serang saat ini, dimana terjadi banyak hal yang mengganggu keamanan dan kenyamanan warga untuk beraktivitas  : penempatan iklan/billboard yang tidak teratur, keberadaan pedagang kaki lima yang mengakuisisi badan jalan, bangunan-bangunan bersejarah yang berada di ruas jalan utama kota Serang banyak yang terbengkalai, permukiman padat di sempadan sungai.

Padahal, dijelaskan bahwa visi pengembangan kawasan mencakup hal-hal berikut ini :

  1. Compact development [Pembangunan yang Padat] : memiliki fungsi-fungsi perkotaan yang lengkap dengan pencapaian yang mudah.
  2. Culturally exciting [Daya Tarik Budaya] : mengembangkan warisan cagar budaya selaras dengan pertumbuhan gaya hidup modern.
  3. Economic vibrant [Ekonomi yang Aktif] : menciptakan ruang kota yang nyaman dan menarik bagi investasi dan aktifitas perekonomian.
  4. Community oriented [Orientasi pada Warga] : membangun kawasan yang mengutamakan komunitas sebagai unsur pengguna dan pengelola kawasan.
  5. Ecologically oriented [Orientasi pada Alam]: mengembalikan orientasi pertumbuhan kota yang ramah lingkungan.

Atas dasar itu, kemudian dibuat konsep Perencanaan Kawasan Pusat Kota Serang, bahwa lokasi yang dipilih memiliki karakter distrik yang unik dengan potensi pengembangan masing-masing. Pengembangan kawasan ini kemudian dibagi menjadi 5 (lima) distrik sebagai berikut :

  • Distrik Satu –> Distrik Penerima (Gateway)
    • Luas Area : 6,59 ha
    • Konsep Perencanaan : Densifikasi Kawasan
    • Karakter Kawasan : Welcoming (mengundang)
    • Fungsi Kawasan : Mixed-use
    • Aktifitas Kawasan : Perkantoran, Komersial (F&B), Meeting Point Plaza, Hunian, Hotel/Penginapan, Pusat Informasi Kota
    • Konsep Perencanaan : Titik berat pengendalian pada ruas jalan Ahmad Yani dan Mengarahkan kawasan menjadi wilayah dengan kepadatan tinggi sebagai CBD kota Serang
  • Distrik Dua –> Distrik Koridor Bisnis dan Komersial
    • Luas Area : 10,85 ha
    • Konsep Perencanaan : Densifikasi Kawasan
    • Karakter Kawasan : Vibrant (aktif)
    • Fungsi Kawasan : Mixed-use
    • Aktifitas Kawasan : Komersial pada Lantai dasar, Perkantoran dan hunian, Pedagang kecil
    • Konsep Perencanaan : Pengendalian diutamakan pada Jalan Ahmad Yani, khususnya pedestrianisasi; Mengintegrasikan ruang terbuka depan mesjid agung sebagai beranda kota Serang; Memanfaatkan GSB bangunan komersial sebagai pedestrian yang kontinu dengan sistem parkir yang rapi; Membagi Kota dengan ‘tunnel’ jaringan utilitas yang terintegrasi, menghindari ‘bongkar pasang’ yang merugikan banyak pihak dan menguras APBD
  • Distrik Tiga –> Distrik Budaya dan Pemerintahan (Culture and Civic)
    • Luas Area : 22,94 ha
    • Konsep Perencanaan : Preservasi dan Konservasi
    • Karakter Kawasan : Historic
    • Fungsi Kawasan : Budaya dan Pelayanan Kemasyarakatan
    • Aktifitas Kawasan : Museum, teater seni, galeri seni, tempat pertemuan, souvenir shops, F&B, kantor pemerintahan, taman rakyat
    • Konsep Perencanaan : Pengendalian ruas jalan sebagai ‘shared surface’ yang terintegrasi dengan Gedung Gubernur dan Alun-Alun; Pemanfaatan parkir perkantoran sebagai parkir publik di luar jam kantor; Densifikasi kawasan perkantoran; Renewal kawasan perkantoran khususnya dinas-dinas yang telah/akan dipindahkan ke Pusat Pemerintahan yang baru; Jalan difungikan juga sebagai Spatio Tempora yang menghubungkan Alun-alun dan Gedung Kantor Gubernur
  • Distrik Empat –> Distrik Komersial dengan Sub-distrik Penerima/Transit
    • Luas Area        : 14,75 ha
    • Konsep Perencanaan : Revitalisasi dan Beautification
    • Karakter Kawasan : Festive (aktif)
    • Fungsi Kawasan : Perdagangan dan Transit
    • Pembagian Sub Distrik : Market point & Transit Poin
  • Distrik Lima –> Distrik Hunian
    • Luas Area : 4,52 ha
    • Konsep Perencanaan : Revitalisasi / Peremajaan
    • Karakter Kawasan : Tenang dan Akrab
    • Fungsi Kawasan : Hunian Kota
    • Aktifitas Kawasan : Hunian dan Fasilitas Pendukung
    • Konsep Perencanaan : Menyediakan ruang terbuka sekaligus untuk orientasi; Menyediakan titik-titik air bersih di setiap ruang terbuka; Densifikasi kawasan hunian dengan bangunan berlantai banyak/rusunami.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: